5.01 pm
yang kubuat bukan hanya prosa cinta
tapi adalah golak hati yang sendu
hati yang menginginkan kasih
mungkin bagi mereka, tatapan
bukan apaapa
namun bagiku, tatapan adalah segalanya
mungkin bagi mereka, sentuhan
bising yg tak berarti
beda dengan ku, sentuhan mu rinduku
mungkin orang bingung
kenapa hanya itu
dan aku akan tersenyum sepanjang hari
berbisik pada rerumputan
atau angin yang menari
lalu arakan awan
dan magenta menjauh dari peraduan
menjawab kau harus pulang
hari itu berlalu dengan cepat kurasa
menginginkan akan ada lagi dan lagi
melodi melodi yang mengisi relung hati
malam pun menyelimuti
bulan mengucap selamat tidur sayang
dan burung hantu nyanyikan lagu tidur
perlahan ku tutup mata untuk hari ini
berdoa esok ku kan terjaga
dan mulai hari baru lagi
selamat pagi kasih adalah yang ku rindukan
dalam tiap memori atau pun mimpi
merindu lagi
tapi hari ini berbeda
kemana rerumputan dan angin
kemana arakan awan dan magenta
kenapa menghilang
salahkah aku bangun pagi ini
haruskah aku berlari pulang dan mengulang
terduduk bersedih ku disudut hati
menunggu yang ku kerja
terisak ku ucap lirih namamu
kuseka air mata yang mulai menitik lagi
dulu kau yang menyeka dan berkata
aku disini, tenanglah kasih
bulan mulai menyinari malam itu
tanpa kata hanya memandang ku
tanpa jawab yang ku tanya
diantara bimbang dan hancurnya
kau berdiri disana
mengulurkan jemari mu
sudah, jangan menangis
aku kembali
maafkan aku
kau berbisik dan memeluk ku
ya malam itu masih dingin
dan bulan masih memandang
mungkin hanya aku
yang terlalu berharap,
tetapi kau kan terus datang
5.17pm
0 komentar:
Posting Komentar